I. 0-6 tahun, cinta sama dengan persahabatan Pembentukan kecerdasan: 0-6 tahun adalah kecerdasan yang paling cepat berkembang, 50% kecerdasan terbentuk sebelum usia 4 tahun. Kecerdasan bukanlah seberapa banyak sel otak yang ada, tetapi seberapa banyak koneksi antar sel otak. Lebih banyak stimulasi di area tertentu, neuron otak lebih tebal. Kecerdasan dikembangkan di area tertentu. Perkembangan emosi: otak kiri yang berkembang → adalah pemikir logis yang kuat, otak kanan yang berkembang → adalah pemikir kreatif yang kuat, pengembangan imajinasi, dan perkembangan emosi yang lengkap untuk memiliki ekspresi kepribadian yang lengkap: saat ini, jangan terlalu mendisiplinkan anak Anda, bermainlah dengannya dan biarkan dia menang. Peliharalah rasa kehangatannya. Pembangunan karakter: membangun konsep, mengetahui mana yang benar dan mana yang salah, menempatkan pendidikan dalam cerita dan sedikit penalaran. Ada pepatah yang mengatakan bahwa jika Anda terbiasa dimintai sesuatu, Anda akan menjadi sombong dan kasar; jika Anda terbiasa dimintai sesuatu, Anda akan memiliki harga diri yang rendah dan negatif. Kepercayaan diri dan harga diri seorang anak adalah hal yang paling penting. Orang tua harus memperhatikan hal ini. 2. Usia 6-12 tahun, cinta sama dengan pembinaan Pengembangan kepercayaan diri: kita harus mengikuti minat anak, bukan untuk membuatnya terkenal dan terkenal. Kita harus lebih banyak menggunakan ibu jari daripada jari telunjuk. 20.000 afirmasi harus diselesaikan pada usia 12 tahun. Pujian harus tepat waktu dan kritik harus serius dan tidak berlebihan. Pendidikan sandwich dapat diterapkan di sini: kekurangan diberitahukan di tengah-tengah kelebihan, kritik diberitahukan di tengah-tengah harapan. Jika Anda melakukan kesalahan, apakah itu? Jika Anda memperbaiki satu kesalahan, Anda akan menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Pembentukan kebiasaan: perhatikan detailnya, semua harus dilakukan dengan usaha sendiri, jujurlah pada diri sendiri. Hadiah dan hukuman: perhatikan kesukaannya, tunggu hingga tiba waktunya untuk memberinya hadiah dan biarkan dia tersentuh oleh penegasan. Lindungi harga dirinya dengan tidak menegurnya di depan umum. Meskipun anak Anda melakukan sesuatu yang salah dan membuat Anda marah, penting untuk memisahkan hal-hal tersebut dengan cinta. Anda membuat kesalahan dan harus dikritik dan dihukum, tetapi hukuman itu bukan untuk melampiaskan ketidakpuasan, tetapi untuk mendidik dan mengasihi. Setiap pendidikan berhubungan dengan cinta. Tanggung jawab dipupuk: kemandirian atau ketergantungan dipupuk, melakukan hal-hal Anda sendiri, dengan hati-hati dan lengkap. Orang tua melakukannya, tetapi tidak untuk seumur hidup; ajarkan dia untuk melakukannya dan dia dapat menggunakannya seumur hidup. Bermain dan belajar: Minat adalah guru terbaik. Bermainlah dengan baik agar dapat belajar dengan baik. III. 12-18 tahun, cinta sama dengan rasa hormat Dia berada di jalur yang berpusat pada diri sendiri: Saya sudah dewasa dan menuntut kesetaraan. Cara Anda berbicara dengan teman-teman Anda adalah cara Anda berbicara dengan anak-anak Anda. Orang tua dan guru: jangan menganggap kata-kata guru sebagai sesuatu yang suci. Biarkan guru melihat anak dengan kekaguman: di mana anak berkembang? Semua anak takut jika guru memarahi mereka. Penting untuk membuat anak Anda menyukai gurunya. Akademis dan nilai: kesehatan mental anak lebih penting daripada prestasi akademis. Pencapaian sesaat tidak menunjukkan kesuksesan atau kegagalan seumur hidup; pertumbuhan yang konstan yang menciptakan pencapaian seumur hidup. Jangan pernah membuat anak Anda merasa menyesal atau bersalah atas nilai yang buruk. Berikan wadah: dorong kunjungan ke perpustakaan dan kembangkan kebiasaan membaca. Doronglah partisipasi dalam kegiatan tim budaya dan olahraga. Doronglah untuk berjalan kaki sejuta mil dengan tetap menjaga keselamatan. Ajak anak Anda untuk mencintai kehidupan dan menghadiri perkemahan keluarga musim panas. Berikan teladan: siapa yang bisa diajak berjalan kaki dan belajar darinya. Tujuan yang tepat dan dorongan untuk mencapainya. Lebih banyak perhatian, lebih banyak komunikasi, dan lebih banyak sentuhan. Sentuhan memiliki dampak besar pada jiwa anak, menyampaikan pemahaman, kepercayaan, dan rasa hormat. Selalu ingat untuk menjadikan rumah sebagai tempat yang hangat di hati setiap anak dan jangan biarkan rumah menjadi arena.