Kontraindikasi diet untuk kemoterapi kanker payudara

Pasien tidak disarankan untuk terlalu membatasi makanan selama kemoterapi, selama mereka makan makanan yang seimbang, tanpa puasa atau pilih-pilih makanan, dengan campuran yang tepat antara makanan kasar dan halus, daging dan sayuran, dan semakin banyak variasi makanan akan semakin baik. Yang keempat adalah mengonsumsi suplemen yang wajar untuk meningkatkan kekebalan tubuh, seperti ginseng, jamur perak, kurma merah, dll. Semua makanan ini secara langsung atau tidak langsung dapat menghambat kanker atau memperkuat tubuh; yang kelima adalah mengukus, merebus, merebus, dan meminimalkan makanan yang digoreng. Pasien kanker juga perlu memperhatikan aspek-aspek berikut dalam proses pencocokan pola makan: Pertama, memasok beberapa zat protein yang mudah dicerna, seperti susu, telur, ikan, dan produk kedelai, dapat meningkatkan kemampuan anti tumor. Diantaranya, susu dan telur dapat memperbaiki gangguan protein setelah radioterapi; kedua, gula dalam jumlah sedang dapat dikonsumsi untuk menambah kalori. Terapi radiasi dosis besar menyebabkan metabolisme gula dalam tubuh rusak, dengan glikogen menurun tajam dan asam laktat meningkat dalam darah. Hal ini juga dapat menyebabkan sekresi insulin yang tidak mencukupi dalam tubuh, sehingga memengaruhi metabolisme glukosa. Oleh karena itu, selama kemoterapi, Anda dapat makan lebih banyak madu, nasi, mie, dan kacang-kacangan untuk mengisi kembali energi. Ketiga, Anda dapat makan lebih banyak makanan dengan efek anti-kanker, seperti penyu, jamur shiitake, jamur hitam, rumput laut, bawang putih, bawang putih, sawi, royal jelly, dll. Keempat, suplementasi vitamin A dan vitamin C yang tepat dapat mencegah transformasi ganas sel dan sel epitel serta meningkatkan kestabilannya, sedangkan vitamin C juga dapat mencegah kerusakan radiasi dan membuat tingkat sel darah putih meningkat. Vitamin B1 dapat meningkatkan nafsu makan pasien dan mengurangi gejala neurologis yang disebabkan oleh terapi radiasi. Oleh karena itu, lebih banyak makanan yang kaya akan vitamin di atas harus dimakan, seperti sayuran segar, buah-buahan, sereal, kacang-kacangan, serta minyak wijen dan jeroan hewan; kelima, pasien radioterapi dan kemoterapi umumnya menghindari makanan dingin dan minuman dingin, selain itu, untuk pasien dengan konstitusi yang lemah, disarankan agar makanan hangat menjadi makanan andalan; keenam diversifikasi makanan, perhatikan warna, aroma, rasa dan bentuk, yang dapat meningkatkan nafsu makan pasien, melarang makanan yang tidak dapat dicerna dan alkohol. Untuk pasien pasca operasi yang mengunyah atau menelan, usahakan untuk memberikan makanan yang lunak atau cair.