Cara mengobati hipoplasia mielopoietik

Hipopoiesis sumsum tulang dianggap terkait dengan infeksi virus, radioterapi, anemia aplastik, dll. Pasien dapat diobati dengan obat-obatan dan pembedahan seperti yang diresepkan oleh dokter. 1. Infeksi virus: Infeksi virus dapat menyebabkan hipoplasia mielopoietik pada beberapa pasien. Beberapa infeksi virus akan sembuh dengan sendirinya dan tidak diperlukan perawatan khusus. Jika tingkat infeksi virus lebih serius, pasien dapat diobati dengan obat antivirus seperti entecavir, tenofovir, ribavirin, ritonavir, dll. seperti yang diresepkan oleh dokter, sehingga dapat meningkatkan fungsi hematopoietik sumsum tulang untuk kembali normal. 2. Radioterapi dan kemoterapi: Radioterapi dan kemoterapi dapat menyebabkan penekanan sumsum tulang, yang dapat menyebabkan hematopoiesis sumsum tulang yang rendah. Biasanya, pasien dapat mengikuti instruksi dokter untuk memasukkan sel darah merah pekat, dan eritropoietin manusia rekombinan juga dapat digunakan untuk pengobatan. 3. Anemia aplastik: pasien harus meningkatkan pemeriksaan seperti aspirasi sumsum tulang multi-situs dan biopsi sumsum tulang, yang dapat melihat fungsi hematopoietik sumsum tulang yang rendah. Umumnya, pasien dapat mengikuti petunjuk dokter untuk melakukan transfusi konsentrat trombosit untuk memperbaiki kondisi, tetapi juga mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan siklosporin, anti-limfosit/timosit globulin dan obat lain untuk terapi imunosupresif. Dianjurkan agar penderita hipoplasia mielopoietik menjalani pemeriksaan terperinci lebih lanjut untuk memperjelas penyakitnya dan kemudian mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan obat.