Pemeriksaan CT tulang belakang lumbal biasanya dilakukan dengan pasien dalam posisi terlentang, dan ini adalah cara sebagian besar pasien diperiksa. Beberapa pasien memerlukan bantalan lumbal yang diletakkan di punggung bagian bawah agar pasien lebih nyaman, atau tulang belakang lumbal lebih rata sehingga gambar yang dihasilkan lebih baik. Dalam beberapa kasus, karena kondisi pasien, seperti ketika pasien memiliki bisul yang menyakitkan di punggung bawah, jika berbaring datar tidak dapat bertahan, pasien kemudian ditempatkan pada posisi menyamping, atau tengkurap untuk pemeriksaan. Pemeriksaan CT pada tulang belakang lumbal dapat mendeteksi berbagai patologi, sebagai berikut: 1. Perubahan degeneratif, seperti herniasi diskus lumbal, hiperplasia sendi kecil vertebra, osteofit, dan kalsifikasi ligamentum flavum, yang sering terjadi pada orang paruh baya dan lanjut usia, dapat didiagnosis dengan jelas dengan pemeriksaan CT; 2. Penyakit menular, seperti tuberkulosis pada tulang belakang lumbal, luka dingin, atau penyakit menular lainnya, juga dapat didiagnosis dengan jelas melalui pemeriksaan CT; 3. Tumor yang terjadi pada tulang belakang lumbal Tumor pada tulang belakang lumbal dan kanal tulang belakang, seperti metastasis ke tulang belakang lumbal, metastasis kanker paru-paru atau tumor ganas lainnya ke tulang belakang lumbal, juga dapat menyebabkan nyeri, sakit pinggang dan gejala nyeri kaki pada pasien; 4. Tumor pada kanal tulang belakang, seperti tumor neurogenik, meningioma ventrikel yang biasa ditemukan di kanal tulang belakang, dan chordoma yang biasa ditemukan di daerah lumbosakral, semuanya dapat didiagnosis dengan jelas dengan pemeriksaan CT.