Jika Anda mengalami nyeri pada salah satu testis, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk menjalani tes yang relevan untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebabnya. Pertama, apakah telah terjadi orkitis atau epididimitis. Ketika terjadi peradangan, nyeri pada satu testis dapat terjadi. Hal ini biasanya disertai dengan pembengkakan testis atau epididimis. Pada pemeriksaan fisik, ketika disentuh dengan tangan, testis yang membengkak secara signifikan dapat dirasakan, disertai dengan rasa sakit. Reaksi peradangan seperti kemerahan dan pembengkakan pada kulit skrotum dapat terlihat dari luar. Ultrasonografi dan tes darah rutin diperlukan untuk memastikan diagnosis lebih lanjut. Kedua, jika torsio testis unilateral, nyeri yang parah juga dapat terjadi, sering kali dengan onset yang tajam dan peningkatan nyeri yang progresif. Pada pemeriksaan fisik, testis tetap pada posisinya dan tidak dapat dengan mudah didorong dengan tangan, dan rasa sakitnya terlihat jelas saat disentuh. Disarankan agar pemeriksaan ultrasonografi pada testis dan korda spermatika dilakukan untuk mengetahui apakah ada torsio. Ketiga, nyeri kronis juga dapat terjadi bila terdapat varikokel dan sejumlah besar efusi sfingter testis. Hal ini dapat dimanifestasikan sebagai pembengkakan atau nyeri lokal pada skrotum, dan penampilan skrotum dapat dilihat sebagai kemerahan atau bengkak atau peningkatan ukuran testis, atau peningkatan isi skrotum, dll. Pemeriksaan ultrasonografi pada skrotum diperlukan untuk memastikan diagnosis.