Kiat tentang “psoriasis”

  Jenis penyakit kulit apakah psoriasis itu?  Psoriasis, juga umumnya dikenal sebagai psoriasis, adalah penyakit kulit inflamasi kronis umum yang ditandai dengan papula, bercak eritematosa atau plak dengan berbagai ukuran yang ditutupi dengan sisik putih keperakan dan batas-batas yang jelas, biasanya pada kulit kepala, ekstremitas, dan punggung, yang sebagian besar memiliki berbagai tingkat rasa gatal. Ini cenderung berkobar atau memburuk di musim dingin dan musim semi, sementara cenderung mereda di musim panas dan musim gugur. Selain psoriasis umum, ada tiga jenis psoriasis spesifik: pustular, eritrodermik dan artritis. Meskipun psoriasis tidak mengancam jiwa, namun psoriasis memiliki dampak langsung pada kesehatan fisik dan mental Mengapa Anda terkena psoriasis?  Penyebab psoriasis adalah kompleks dan penyebab penyakit ini belum jelas. Penelitian terbaru menyimpulkan bahwa terjadinya psoriasis terkait dengan genetika, infeksi, gangguan metabolisme, disfungsi kekebalan tubuh, gangguan endokrin dan faktor psikoneurologis.  Dapatkah psoriasis disembuhkan?  Harus dikatakan bahwa setelah perawatan rutin, psoriasis dapat dikendalikan, lega atau bahkan sembuh secara klinis. Namun, sampai saat ini, tidak ada rumah sakit atau dokter di dalam atau di luar negeri yang pasti dapat menyembuhkan psoriasis pada tingkat ini. Beberapa iklan kecil di koran, majalah atau di internet yang mengklaim dapat menyembuhkan psoriasis tidak kredibel.  Dapatkah psoriasis ditularkan ke orang lain?  Penelitian ilmiah sejauh ini belum membudidayakan bakteri menular, jamur atau faktor lain pada lesi kulit psoriasis. Sampai saat ini tidak ada bukti medis berbasis bukti bahwa psoriasis menular. Oleh karena itu, psoriasis bukanlah penyakit menular dan penyakit itu sendiri tidak menular. Orang dengan psoriasis dapat hidup dan bekerja seperti orang normal dan menikmati hak dan kebebasan mereka untuk menikmati hidup.  Apakah psoriasis akan diwariskan ke generasi berikutnya?  Penelitian telah menunjukkan bahwa ada korelasi antara psoriasis dan faktor genetik. Penelitian telah menunjukkan bahwa jika salah satu orang tua memiliki psoriasis, kemungkinan pewarisan adalah sekitar 14%; jika kedua orang tua memiliki psoriasis, kemungkinan pewarisan adalah sekitar 41%. Namun, faktor keturunan bukanlah faktor penentu dalam perkembangan psoriasis, dan sering kali lebih umum untuk onset yang dipicu oleh faktor lingkungan, psikologis dan infeksi. Bahkan psoriasis familial tidak terjadi pada semua orang, dan lebih banyak orang dengan psoriasis tidak memiliki riwayat psoriasis sama sekali dari ayah atau kakek mereka.  Mengapa psoriasis cenderung kambuh setelah flu?  Beberapa pasien dengan psoriasis belang-belang, artritis, dan eritrodermik sering memiliki gejala seperti infeksi saluran pernapasan bagian atas atau tonsilitis, dan pada pasien ini, pengobatan dengan obat antibakteri seperti penisilin sering kali lebih efektif. Hal ini menunjukkan bahwa fokus infeksi lokal merupakan penyebab penting psoriasis dan umumnya dianggap sebagai hasil dari reaksi metamorfosis terhadap racun bakteri. Oleh karena itu, memperkuat olahraga, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menghindari angin dan dingin, serta berhati-hati dengan gaya hidup Anda, semuanya penting untuk mencegah kekambuhan.  Apakah suasana hati yang baik secara langsung mempengaruhi psoriasis?  Psoriasis adalah penyakit fisik dan mental, yang berarti bahwa faktor psikologis memainkan peran penting dalam terjadinya dan perkembangan psoriasis. Kecemasan dan ketegangan mental dapat memicu dan memperburuk psoriasis. Oleh karena itu, penyakit ini tidak hanya memerlukan pengobatan, tetapi juga perawatan psikologis dan mengatasi kecemasan. Sangat penting bagi pasien psoriasis untuk memiliki pemahaman yang tepat tentang penyakit ini, berada dalam kondisi pikiran yang stabil dan untuk mempertahankan kondisi pikiran dan kualitas psikologis yang baik untuk pasien psoriasis.  Aspek-aspek apa dari diet pasien psoriasis yang harus diperhatikan?  Secara umum, pasien psoriasis harus menghindari makan produk pedas dan hangat seperti udang, kepiting dan makanan laut, daging kambing, cabai, tembakau dan alkohol, sementara mereka harus mengkonsumsi makanan yang cukup seperti ayam, bebek, babi, telur, ikan sungai, susu, sayuran dan buah-buahan untuk memastikan nutrisi. Meskipun diet harus dihindari, namun tidak boleh disamaratakan dan harus bervariasi dari orang ke orang. Jika lesi kulit memburuk setelah mengkonsumsi makanan tertentu, maka harus dikontrol, atau harus berkonsultasi dengan dokter.