Nilai normal bilirubin tidak langsung adalah 1,7-10,2 μmol/L. Bilirubin tidak langsung 21,6 μmol/L tidak normal, yaitu dua kali lebih tinggi dari nilai normal, dan tingkat keparahan penyakit tertentu perlu dipertimbangkan bersama dengan penyebab penyakit, yang tidak dapat ditentukan secara akurat hanya dengan indikator ini. Peningkatan bilirubin tidak langsung dapat disebabkan oleh penyakit hati primer, masalah saluran empedu, dan ikterus hemolitik, yang perlu ditangani secara aktif. 1. Penyakit hati primer: Misalnya, hepatitis menyebabkan kerusakan pada sel-sel hati, yang menyebabkan gangguan metabolisme empedu dan peningkatan bilirubin tidak langsung. 2. Masalah sistem saluran empedu: misalnya, penyumbatan saluran empedu akan menyebabkan hambatan ekskresi empedu, bilirubin ke dalam darah, juga dapat menyebabkan peningkatan bilirubin tidak langsung. 3. Penyakit kuning hemolitik: sejumlah besar sel darah merah dihancurkan dan melepaskan hemoglobin, yang dimetabolisme dan diubah menjadi bilirubin tidak langsung, yang mengakibatkan peningkatan bilirubin tidak langsung. Oleh karena itu, disarankan agar pasien pergi ke rumah sakit biasa sesegera mungkin untuk mengklarifikasi penyebabnya dan menerima perawatan lebih lanjut.