Neuralgia trigeminal terjadi pada orang paruh baya dan lanjut usia di atas 40 tahun, dengan predileksi wanita. Ini muncul secara klinis sebagai nyeri parah seperti sengatan listrik yang tidak dapat dijelaskan, paroksismal, seperti jarum dan jarum, seperti sengatan listrik di wajah yang didistribusikan oleh saraf trigeminal, yang berlangsung selama beberapa detik, beberapa menit atau lebih lama. Rasa sakitnya bisa spontan atau bisa dipicu oleh gerakan seperti berbicara, makan atau mencuci muka yang mengiritasi titik pemicu. Seiring dengan perkembangan penyakit, frekuensi, durasi dan tingkat rasa nyeri secara bertahap meningkat, dan bahkan angin atau suara keras pun dapat menyebabkan serangan. Karena belum ada terobosan dalam penelitian medis mengenai penyakit ini, maka penyakit ini belum bisa disembuhkan, tetapi hanya bisa mengurangi rasa sakit atau menghilangkannya untuk jangka waktu tertentu. Pendekatan ilmiah modern adalah “model pengobatan bertahap”, yaitu pasien ringan diobati dengan metode konservatif seperti nutrisi saraf oral, karbamazepin dan obat lain, terapi penutupan lokal, dll.; pasien sedang diobati dengan pemblokiran batang saraf, seperti terapi frekuensi radio yang dikontrol suhu, avulsi saraf trigeminal, injeksi etanol anhidrat, dll.; pasien berat diobati dengan hemimelia metode kompresi balon ganglion, dekompresi mikrovaskular akar saraf trigeminal, diseksi akar saraf trigeminal, dll. (prosedur tersebut dilakukan oleh ahli bedah otak).