Sering melakukan masturbasi pada anak laki-laki dapat menyebabkan ejakulasi dini, menyebabkan prostatitis, infeksi saluran kemih dan penyakit lainnya. Sering melakukan masturbasi yang berlebihan dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit berstandar untuk pemeriksaan sedini mungkin, dan pengobatan gejala di bawah bimbingan dokter.
1. Ejakulasi dini: sering melakukan onani dapat dengan mudah menyebabkan ejakulasi dini, seringkali melalui rangsangan dari luar pada organ reproduksi, akan menyebabkan ereksi yang sering, mudah menyebabkan masalah ejakulasi dini pada pria, sehingga harus mengontrol jumlah onani.
2. Prostatitis: sering melakukan onani akan membuat vesikula seminalis, prostat dan epididimis mengalami kemacetan kronis, yang dapat menyebabkan gangguan sirkulasi darah, bila sedikit terstimulasi oleh lingkungan luar akan menyebabkan prostatitis kronis, yang menyebabkan sering buang air kecil, desakan kemih, pembengkakan dan nyeri pada perineum dan gejala lainnya.
3. Infeksi saluran kemih: sering melakukan onani akan meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi saluran kemih, jika onani tidak memperhatikan kebersihan dapat menyebabkan patogen menyerang saluran kemih, dan kemudian menyebabkan infeksi saluran kemih.
Sering melakukan masturbasi dapat menyebabkan berbagai macam bahaya, sebaiknya kendalikan jumlah waktunya, lakukan masturbasi secara moderat.
Untuk keberadaan masturbasi yang sering tidak boleh disalahkan, kuncinya terletak pada fenomena pengobatan ilmiah masturbasi, untuk mencegah bimbingan psikologis utama dan pendidikan seks, untuk menumbuhkan berbagai macam hobi dan minat, untuk mengurangi rangsangan seksual yang berbahaya, mengendalikan gagasan masturbasi, sehingga perhatian dari masturbasi ke kehidupan sehari-hari yang sehat dan kegiatan sosial.