Kuku yang tembus pandang bisa jadi merupakan hal yang normal, atau bisa jadi berhubungan dengan malnutrisi, anemia, dan faktor lainnya.
1. Fenomena normal: dalam keadaan normal, kuku menunjukkan keadaan tembus pandang, yang dapat diamati melalui lempeng kuku hingga ke jaringan sub-kuku, dan jika tidak disertai dengan gejala lain, tidak perlu perawatan khusus.
2. Kekurangan nutrisi: Jika pasien sering memilih-milih makanan dan pilih-pilih makanan, mungkin karena kurangnya nutrisi dalam tubuh, organisme akan berubah, seperti rambut kering, kuku menjadi transparan, dll., dan perlu diberikan penyesuaian pola makan.
3. Faktor anemia: gejala penutup kuku transparan tidak dapat mengesampingkan kemungkinan anemia, terutama dalam kasus kekurangan sel darah merah dalam tubuh, yang tidak dapat memasok oksigen yang cukup ke jaringan dan organ tubuh, dan akan menyebabkan penutup kuku pada ujung tungkai tampak transparan atau putih, serta akan timbul rasa lemas, pusing, kelelahan dan gejala terkait lainnya.
Disarankan agar pasien dengan kuku yang transparan harus mempertimbangkan situasi mereka sendiri dan bekerja sama dengan dokter untuk memberikan perawatan yang tepat sasaran.