Infark miokard akut disebabkan oleh oklusi mendadak arteri koroner yang mengakibatkan iskemia miokard dan hipoksia, menghasilkan keadaan nekrosis miokard. Pasien akan mengalami angina persisten, yang tidak berkurang dengan pengobatan, berkeringat banyak, perasaan sering mati dan bahkan syok. Setelah infark miokard akut terjadi, trombolisis perlu diberikan dalam waktu 6 jam. Langkah-langkah perawatan pasca-trombolitik meliputi pemantauan EKG secara terus-menerus, yang darinya karakteristik vital dasar pasien seperti tekanan darah, denyut jantung, saturasi oksigen dan jumlah napas dapat dipahami. Selain itu, pasien dipantau untuk mengetahui adanya perdarahan di tempat tusukan dan untuk hematoma, dan obat diganti secara teratur. Kemudian ada pemberian obat pelebaran koroner dan antikoagulasi seperti aspirin dan nitrat. Penting untuk memantau reaksi yang merugikan saat minum obat dan untuk mengurangi atau menghentikan obat segera setelah terjadi.