Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi gagal jantung di usia 80-an

Gagal jantung pada usia 80-an membutuhkan pengobatan aktif, dan modalitas pengobatan utama meliputi pengobatan umum, pengobatan dengan obat, dan pengobatan non-farmakologis. 1. Pengobatan umum: Tujuan pengobatan gagal jantung adalah untuk mencegah dan menunda perkembangan gagal jantung, dan secara aktif mencegah terjadinya komplikasi gagal jantung pada usia 80-an. Oleh karena itu, pertama-tama, perawatan umum diperlukan untuk memperbaiki gaya hidup, istirahat yang cukup, diet rendah garam dan rendah lemak, kontrol berat badan yang tepat, dan secara aktif mengobati penyebab penyakit, sambil menghindari pilek dan infeksi. 2. Pengobatan farmakologis: Untuk pengobatan obat gagal jantung, terutama ada obat kardiotonik seperti digoksin, glikosida bunga berbulu C, dll.; obat diuretik seperti furosemid, spironolakton, dll.; β-blocker seperti metoprolol, bisoprolol, dll.; Penghambat RAAS seperti enalapril, valsartan, dan sebagainya. Obat vasodilator seperti nitrogliserin, natrium nitroprusside, dll.; obat vasoaktif seperti dopamin, dobutamin, dll.; dan dagliflozin dapat digunakan dalam pengobatan gagal jantung. 3. Pengobatan non-farmakologis: Beberapa pasien gagal jantung mengalami disinkronisasi kontraksi atrium, interventrikular dan/atau intraventrikular, yang selanjutnya menyebabkan penurunan kontraktilitas miokard, dan dapat diobati dengan sinkronisasi ulang jantung. Banyak pasien dengan gagal jantung sedang hingga berat meninggal karena kematian jantung mendadak akibat aritmia ventrikel ganas, yang dapat diobati dengan terapi defibrilator kardioverter implan. Pengobatan gagal jantung pada lansia perlu distandarisasi di bawah bimbingan dokter profesional, dan penggunaan obat yang tidak sah harus dihindari untuk menghindari terjadinya reaksi yang merugikan, yang mengakibatkan konsekuensi yang merugikan.