Tusukan dada terutama mengacu pada thoracentesis, diikuti oleh tusukan paru, yang memiliki peran diagnostik dan terapeutik: i. Thoracentesis diagnostik: Dalam kasus di mana penyebab efusi pleura tidak diketahui dan sifatnya sulit ditentukan, thoracentesis dapat mengekstraksi cairan pleura untuk pemeriksaan fisik dan kimia untuk memperjelas sifat fisik dan kimia cairan pleura sehingga dapat lebih memperjelas penyebab efusi pleura. Kedua, tusukan terapeutik: Pada kasus di mana gejala efusi pleura lebih parah, ekstraksi cairan pleura dapat mengurangi gejala tekanan pada jaringan seperti paru-paru dan jantung, dan thoracentesis juga dapat menyuntikkan obat ke dalam rongga dada untuk mengurangi eksudasi cairan pleura. Tusukan lainnya adalah tusukan paru-paru, yang sebenarnya merupakan penetrasi lebih lanjut dari thoracentesis, di mana jarum tusukan memasuki rongga dada dan terus menusuk ke dalam jaringan paru-paru, terutama untuk diagnosis dan pengobatan kondisi seperti nodul dan rongga paru-paru yang tidak dapat dijelaskan.