Suhu tubuh 35,5°C biasanya tidak termasuk dalam kategori demam rendah, tetapi hipotermia. Hal ini biasanya terkait dengan faktor-faktor seperti lingkungan tempat pasien berada, hipotiroidisme, dan minum obat. Hal ini dapat diobati dengan menyesuaikan kebiasaan hidup dan minum obat.
1. Lingkungan: Jika pasien terpapar suhu rendah dalam waktu yang lama, dapat menyebabkan suhu tubuh turun hingga 35,5 ℃. Ketika tubuh manusia berada di lingkungan yang dingin untuk waktu yang lama, produksi panas tubuh kurang dari pembuangan panas, menyebabkan suhu tubuh turun. Pada saat ini, pasien harus segera keluar dari lingkungan yang dingin, memperhatikan hawa dingin agar tetap hangat.
2. Hipotiroidisme: ketika menderita hipotiroidisme, tubuh memproduksi lebih sedikit atau tidak mencukupi pasokan tiroksin, mengakibatkan produksi panas yang tidak mencukupi, memicu penurunan suhu tubuh, yang dapat turun hingga 35,5 ℃. Anda dapat menggunakan tablet natrium levotiroksin, tablet tiroksin, prednisolon asetat sesuai dengan saran dokter, dan biasanya mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung yodium.
3. Mengonsumsi obat-obatan: Jika Anda mengonsumsi chlorpromazine dan obat lain yang berpengaruh pada pengaturan suhu tubuh, hal ini juga dapat menyebabkan suhu tubuh turun hingga 35,5 ℃. Umumnya, suhu tubuh akan naik setelah menghentikan obat. Namun, jika suhu tubuh tidak naik setelah menghentikan pengobatan, Anda harus mencari saran medis.
Pasien dengan suhu tubuh 35,5°C biasanya dapat kembali normal dengan menggunakan alat penghangat, dan harus mencari pertolongan medis jika mengalami gejala yang tidak diinginkan.