Penyebab fisiologis terutama disebabkan oleh lokasi vena, yaitu struktur anatomi. Dalam keadaan normal, vena-vena tersebut dangkal dan dapat dilihat di permukaan kulit sebagai vena sianotik, tetapi dalam keadaan khusus seperti olahraga, stres emosional, mandi air panas, dan olahraga di gym, vena-vena tersebut dapat menjadi lebih terlihat dengan mata telanjang sebagai akibat dari peningkatan aliran darah dan vena yang membesar. Penyebab patologis sering kali disebabkan oleh pembuluh darah yang berliku-liku dan melebar, yang paling sering terjadi adalah varises pada tungkai bawah, varises pada dinding perut, dan varises pada korda spermatika. Varises yang umum terjadi pada tungkai bawah disebabkan oleh berkurangnya elastisitas pembuluh darah dan berkurangnya fungsi katup setelah berdiri atau duduk dalam waktu lama, dengan refluks yang berkepanjangan meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di tungkai bawah dan menyebabkan dilatasi yang berliku-liku, sementara dilatasi yang berliku-liku di daerah lain, seperti dinding dada dan perut, sebagian besar disebabkan oleh penyumbatan vena kava yang mengarah ke pembentukan sirkulasi kolateral. Oleh karena itu, penyebab utama varises yang signifikan adalah patologis dan fisiologis. Ketika dilatasi vena yang berliku-liku yang tidak dapat dijelaskan terjadi, disarankan agar diagnosis yang jelas dibuat di bawah bimbingan seorang spesialis dan perawatan yang tepat dipilih.