Darah berwarna coklat tua setelah beberapa hari mengonsumsi pil kontrasepsi darurat dianggap sebagai perdarahan putus obat, yang dapat diatasi dengan intervensi farmakologis, intervensi bedah, dan perawatan di rumah.
1. Intervensi farmakologis: Untuk pasien yang mengalami pendarahan berwarna coklat tua beberapa hari setelah minum pil kontrasepsi darurat, gejalanya dapat diperbaiki dengan menggunakan obat antifibrinolitik, seperti asam traneksamat dan fluphenazin, dll. Jika pendarahannya banyak, juga dapat dihentikan dengan mengonsumsi obat-obatan seperti hemostasis uterus. Jika jumlah perdarahannya banyak, jika perlu, dapat juga diobati dengan mengonsumsi obat untuk menghentikan perdarahan, seperti uterine haemostasis.
2. Intervensi bedah: Jika pengobatan dengan obat tidak efektif dan perdarahan vagina yang banyak, kuretase dapat dipilih untuk mengurangi perdarahan dengan cepat, dan lapisan yang terkikis dapat diuji, yang juga dapat membantu diagnosis dan identifikasi.
3. Perawatan keluarga: jika pasien tidak memiliki persyaratan reproduksi, sebaiknya memilih tindakan kontrasepsi konvensional lainnya, untuk menghindari penggunaan pil kontrasepsi secara membabi buta, agar tidak merugikan kesehatan mereka sendiri.
Gejala keluarnya darah berwarna coklat tua beberapa hari setelah minum pil kontrasepsi darurat harus ditangani di bawah bimbingan dokter profesional untuk membantu memperbaiki gejala pasien.