Ternyata hanya perlu 4 tindakan kecil untuk meningkatkan sifat penakut bayi Anda

Banyak orang tua yang mengatakan bahwa bayi mereka penakut dan mereka selalu ingin mendorong mereka untuk menjadi lebih berani, tetapi ada juga banyak orang tua yang mengatakan bahwa terkadang semakin mereka mendorong mereka, semakin penakut mereka. Faktanya, dalam beberapa kasus, akan lebih baik bagi bayi yang masih kecil jika orang tua menggunakan gerakan fisik daripada kata-kata untuk menyemangati mereka. Bagaimanapun juga, kemampuan bahasa dan pemahaman bayi belum berkembang dengan baik, sehingga pesan yang disampaikan melalui isyarat lebih mudah ditangkap oleh bayi. Ada empat tindakan sederhana yang bisa digunakan untuk menyemangati bayi Anda dalam empat situasi umum. Takut kegelapan: tarik sudut selimut Jawab: Bayi mudah takut pada kegelapan pada usia sekitar dua atau tiga tahun, ketika saraf mereka belum berkembang dengan baik dan kegelapan membuat penglihatan mereka lebih kabur. Tips: Sebelum tidur, ketika anak Anda takut akan kegelapan, berpeganganlah dengan bayi Anda dan tidurlah dengan genggaman yang erat dari waktu ke waktu. Untuk anak-anak yang tidur sendirian di kamar, ibu bisa sesekali masuk ke kamar anaknya dan menarik-narik sudut selimut untuk membuat mereka merasa bahwa orang tua mereka dekat dengan mereka, sehingga mereka bisa yakin bahwa mereka berada di dunia nyata dan tidak lagi takut dengan adegan khayalan. Takut jarum: mencubit hidung Jawab: Bayi kecil memiliki saraf peraba yang sangat sensitif, dan sensasi menyakitkan dari jarum perak yang menusuk ke dalam kulit begitu kuat sehingga cara bayi untuk buang air adalah dengan berteriak. Hal ini sama seperti pada orang dewasa, ketika tertekan secara emosional, zat-zat tertentu yang berbahaya bagi tubuh diproduksi dan air mata akan membawa racun-racun tersebut. Oleh karena itu, para ibu tidak perlu takut bayinya menangis. Tips: Sebelum disuntik, ibu mencubit hidung kecil bayi dengan lembut dan menepuk-nepuk pipi bayi agar bayi merasa sedikit lebih santai dan rileks. Ketahuilah bahwa semakin tegang otot-otot bayi Anda, semakin menyakitkan penyuntikannya. Takut akan kehidupan: Usaplah bagian punggungnya Jawab: Bayi yang mudah takut akan kehidupan biasanya lebih sensitif dan sadar akan keamanan, mereka cenderung tidak melakukan hal-hal yang tidak pada tempatnya yang dapat membuat diri mereka dalam masalah. Tips: Ketika bayi Anda takut, ibu Anda mungkin ingin menepuk-nepuk punggungnya untuk membuatnya merasa tenang dengan tangannya, dan memegang tangan bayi Anda untuk bermain bersama. Bayi Anda akan tenang ketika dia tertular oleh antusiasme ibu Anda dan didukung oleh sentuhan fisiknya. Takut pada binatang: mencengkeram pundak Jawab: Jika ibu bersikap penakut dan tidak menjadi teladan yang baik bagi anak, hal ini juga akan memperdalam sifat penakut pada anak. Jadi, bayi yang takut pada binatang kecil sering kali memiliki ibu yang takut pada binatang kecil. Bahkan, meskipun sebagian orang tua tidak takut pada hewan kecil, namun mereka dapat membuat bayi mereka merasa takut jika mereka terlalu protektif dalam situasi seperti itu. Tip: Alih-alih membiarkan bayi bersembunyi di belakang dirinya sendiri, yang terbaik bagi ibu adalah membiarkan bayi berdiri di depan kakinya, pegang tangannya di pundak bayi dan pegang erat-erat untuk memberi kekuatan pada anak; ibu juga bisa berjongkok dan meletakkan wajahnya dan wajah anak berdampingan untuk melihat makhluk itu, yang akan meningkatkan kepercayaan diri anak untuk mengatasi rasa takutnya. Jika hewan tersebut adalah hewan yang jinak, Anda juga dapat menggandeng tangan bayi dan mengelus hewan tersebut bersama-sama. Akhir kata, semoga sharing ini dapat membantu para ayah dan ibu yang sedang mengalami kebingungan. Perlu Anda ketahui, bahwa untuk bayi yang masih kecil, bahasa tubuh dan ekspresi ayah dan ibu dapat menyampaikan lebih banyak informasi kepada mereka daripada sekadar ekspresi verbal! Jadi, untuk bayi yang pemalu, cobalah menggunakan lebih banyak panduan fisik untuk membantu mereka!