Neuralgia anal, juga dikenal sebagai neurosis anorektal, adalah manifestasi histeris dari kelainan sensorik anorektal yang terjadi pada anus dan rektum sebagai akibat dari rasa sakit idiopatik non-organik. Gejala utamanya adalah nyeri anus yang sering, rasa terbakar, bengkak, nyeri yang menjalar ke perianal, sering buang air besar dan, dalam beberapa kasus, perasaan obstruksi dan peristaltik rektal. Gejala-gejala ini cenderung datang dan pergi secara tiba-tiba, dan paling umum terjadi pada orang yang biasanya gugup, curiga, murung, cemas, atau introvert. Ciri yang paling khas dari kelompok pasien ini adalah, meskipun mereka mengeluhkan gejala yang sangat jelas, namun pemeriksaan klinis anorektum, seperti pemeriksaan jari, endoskopi, kolonoskopi elektronik, ultrasonografi, CT, MRI, dan serangkaian tes laboratorium lainnya, tidak menunjukkan adanya patologi organik.