Apakah aterosklerosis karotis menyebabkan pusing

Aterosklerosis karotis cenderung menyebabkan vasospasme atau mendorong pembentukan infark serebral, yang mengakibatkan pusing.
1. Menyebabkan kejang pembuluh darah: Ketika arteri mengalami pengerasan, elastisitas pembuluh darah akan menurun. Jika tekanan darah meningkat secara tiba-tiba, pembuluh darah akan kejang, sehingga mengurangi aliran darah ke jaringan otak, menyebabkan suplai darah tidak mencukupi ke otak, mengakibatkan iskemia otak, yang mengarah pada fenomena pusing.
2. Mempromosikan pembentukan infark serebral: aterosklerosis karotis adalah lesi aterosklerotik yang terjadi di arteri karotis, dan jika plak lepas, itu akan menyebabkan pembentukan infark serebral, dan pusing juga dapat terjadi.
Di bawah bimbingan dokter, obat-obatan (seperti aspirin, clopidogrel, riscovastatin) dapat digunakan untuk mengendalikan pusing dan menghambat perkembangan aterosklerosis lebih lanjut. Sementara itu, jika gejala pusing serius dan tidak dapat diredakan, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk pemeriksaan untuk mengklarifikasi penyebab pusing dan memfasilitasi pengobatan yang efektif.