Ensefalopati Wernicke adalah sindrom neuropsikiatri akut yang disebabkan oleh defisiensi vitamin B1, yang terutama bermanifestasi sebagai kelumpuhan otot ekstraokular, ataksia, dan gangguan kesadaran psikotik. Penelitian di luar negeri menunjukkan bahwa penyebab paling umum dari ensefalopati Wernicke adalah alkoholisme kronis, tetapi dalam beberapa tahun terakhir, penyebab non-alkohol juga telah diidentifikasi, termasuk malnutrisi, pembedahan saluran cerna, muntah dan diare yang berulang, tumor dan efek obat, dan penyakit sistemik seperti infeksi kronis jangka panjang. Selain itu, faktor genetik juga merupakan faktor dalam perkembangan penyakit ini. Gambaran MRI yang khas dari lesi ini adalah kelainan T1 panjang simetris dan T2 panjang pada saluran air otak tengah, di sekitar ventrikel keempat dan di talamus medial, dengan sedikit keterlibatan korteks dan korpus kalosum. Selain temuan MRI yang khas, ensefalopati Wernicke non-alkoholik juga dapat melibatkan nukleus merah, nukleus dentate cerebellar, nukleus cangkang, nukleus kaudatus, dan nukleus saraf kranial. Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan gangguan metabolisme gula, lipid dan asam amino, yang mengakibatkan berkurangnya sintesis ATP di otak, kerusakan toksik, stres oksidatif dan respons inflamasi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kerusakan neuromielin dan apoptosis saraf. Ini mungkin merupakan patogenesis ensefalopati Wernicke. Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang tepat dengan vitamin B1, penyakit ini dapat berangsur-angsur membaik atau bahkan disembuhkan. Karena sebagian besar kasus ensefalopati alkoholik bersifat kronis, kerusakan pada sistem saraf lebih permanen dan oleh karena itu penelitian di luar negeri telah melaporkan penggunaan vitamin B1 dosis tinggi untuk mengobati penyakit ini. Karena etiologi penyakit yang kompleks, presentasi klinisnya sangat rentan terhadap kesalahan diagnosis dan salah tatalaksana. Oleh karena itu, riwayat konsumsi alkohol dan gangguan nutrisi, bersama dengan “tiga serangkai gejala” yang khas atau gejala non-spesifik lainnya seperti sakit kepala dan pusing, dapat mengisyaratkan ensefalopati Wernicke.