Rasa gatal pada dubur yang disertai tinja biasanya tidak berhubungan dengan prostatitis, dan sebagian besar disebabkan oleh penyakit anorektal seperti wasir dan fisura anus. Prostatitis terutama didominasi oleh gejala kemih, termasuk sering buang air kecil, desakan untuk buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, dll. Prostatitis akut juga dapat menyebabkan demam, mual, muntah, dan gejala yang tidak diinginkan lainnya, tetapi tidak akan menyebabkan gatal pada dubur dengan gejala tinja. Gatal-gatal pada dubur yang disertai tinja umumnya berhubungan dengan penyakit anorektal, seperti wasir, fisura ani, abses perianal, proktitis, radang usus besar, dan sebagainya, harus secara aktif melakukan pemeriksaan secara mendetil, agar dapat diketahui penyebabnya secara pasti. Gatal-gatal pada dubur yang disertai tinja harus ditanggapi dengan serius, secara aktif mencari pertolongan medis, dan di bawah bimbingan dokter spesialis untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai standar, untuk menghindari pengabaian terhadap kondisi tersebut, agar tidak menyebabkan perkembangan kondisi yang lebih lanjut, yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi tubuh.