Gas lama umumnya dikaitkan dengan faktor diet, dan pada tingkat yang lebih rendah dengan gangguan pencernaan atau pengobatan. Konsumsi makanan yang berlebihan, seperti makanan berserat kasar atau makanan berlemak dan makanan yang mengandung asam karbonat dapat dengan mudah menyebabkan keluarnya gas yang berlebihan. Pasien dengan gangguan pencernaan, dispepsia fungsional, ketidakseimbangan flora usus atau peradangan kronis pada saluran pencernaan juga rentan terhadap hal ini. Hal ini juga terjadi pada pasien yang telah mengonsumsi obat tertentu secara oral, seperti obat anti-kecemasan yang umum digunakan. Hal ini juga dapat terjadi pada pasien dengan hipersensitivitas pada organ dalam, atau pada pasien yang tidak berhati-hati dalam mengonsumsi terlalu banyak udara dalam makanan mereka, dan yang biasanya tidak memiliki patologi organik pada pemeriksaan. Sebagai kesimpulan, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperhatikan pola makan Anda, hindari asupan makanan yang menghasilkan udara, kembangkan kebiasaan makan yang baik dan, jika perlu, jalani tes yang relevan seperti kolonoskopi.