Bayi yang sering terbangun di malam hari dan menangis mungkin terkait dengan perawatan yang tidak tepat, pemberian makanan yang tidak tepat, kekurangan vitamin D, kolik, dan faktor lainnya.
1. Perawatan yang tidak tepat: Orang tua yang tidak membersihkan setelah bayi buang air kecil atau buang air besar tepat waktu dapat memengaruhi kualitas tidur bayi dan menyebabkan tangisan.
2. Pemberian makanan yang tidak tepat: bayi yang tidak mendapatkan makanan yang cukup sebelum tidur dapat menyebabkan bayi sering terbangun di malam hari untuk mencari susu.
3. Kekurangan vitamin D: bayi yang kekurangan vitamin D dapat menyebabkan rakhitis, yang bahkan dapat disertai dengan keringat berlebih dan kebotakan di bagian oksipital.
4. Kolik: bayi dengan kondisi di atas juga dapat disebabkan oleh kolik, selain terbangun di malam hari juga akan disertai dengan sering menangis dan gelisah.
Bayi sering terbangun di malam hari dan menangis, mungkin ada alasan lain, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan yang relevan, setelah penyebabnya jelas dan pengobatan gejala aktif.