Wanita hamil memiliki banyak api, secara klinis, terutama karena setelah kehamilan, peningkatan estrogen dalam tubuh menyebabkan perubahan emosi, karena relatif sensitif, akan sering terjadi cinta kemarahan, amarah. Solusinya adalah sebagai berikut: pertama, wanita hamil harus menyesuaikan pikirannya, karena seluruh periode kehamilan adalah fenomena fisiologis normal, dan menghindari kecemasan. Yang kedua adalah berhubungan dengan masyarakat dan orang-orang, mengobrol dengan pacar dan teman-teman lebih sering, sehingga gangguan juga akan membuat kemarahan menjadi relatif kecil. Ketiga, kebersamaan anggota keluarga sangat penting, terutama kebersamaan suami, setelah hamil, perubahan hormonal pada wanita akan menyebabkan perubahan mental dan emosional, dan suami harus memberikan kenyamanan dan kebersamaan yang sesuai, serta harus akomodatif dan pemaaf, untuk memperbaiki keadaan.