Lutut yang patah harus ditangani sebagai berikut: pertama, Anda dapat mengoleskan iodofor, yodium untuk desinfeksi dan kemudian alkohol untuk deiodinasi, atau Anda dapat menggunakan salep eritromisin atau salep mupirosin secara topikal untuk mengurangi peradangan. Kedua, area yang terluka harus dijauhkan dari air sebisa mungkin, sehingga secara alamiah dapat mengeropeng dan menunggu luka sembuh. Ketiga, penting untuk mengonsumsi zat-zat bergizi untuk mempercepat penyembuhan, seperti makanan yang kaya vitamin dan serat, seperti apel, kiwi, pir, bayam, kubis, selada, dll. Penting juga untuk mengonsumsi protein berkualitas tinggi dengan kandungan lemak dan kolesterol rendah, seperti ikan segar dan udang segar. Keempat, jika waktu dan keuangan memungkinkan, obat herbal topikal atau fisioterapi dapat diterapkan untuk mempercepat penyembuhan luka. Kelima, pasien juga perlu meminimalkan aktivitas agar keropeng tidak rontok, yang juga dapat mempercepat penyembuhan lokal.