Glaukoma sudut tertutup akut, yang paling sering terlihat pada orang tua di atas 50 tahun, sering kali disebabkan oleh episode glaukoma besar akut setelah stres emosional atau kelelahan. Selain gejala okular, serangan ini sering disertai manifestasi sistemik seperti mual, muntah dan sakit kepala. Pasien mungkin mengabaikan gejala okular dan sering berkonsultasi dengan ahli gastroenterologi atau ahli saraf, sehingga menunda pengobatan. Catatan: Walaupun glaukoma adalah penyakit mata yang tidak dapat disembuhkan dan membutakan, namun dapat dikendalikan secara efektif jika terdeteksi dan diobati secara dini. Oleh karena itu, dengan mengetahui beberapa pengetahuan umum tentang glaukoma, Anda dapat meningkatkan kewaspadaan pencegahan dalam kehidupan sehari-hari. Waspadalah jika Anda mengalami sakit kepala dan mual yang disertai dengan manifestasi mata seperti kemerahan, fotofobia, nyeri mata dan penglihatan kabur! Kunjungi dokter mata Anda sedini mungkin untuk menyingkirkan glaukoma sambil berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam Anda. Manifestasi okular yang umum dari glaukoma sudut tertutup akut adalah: 1. Serangan sering didahului oleh pemicu mental dan emosional, atau karena menggunakan mata secara berlebihan dalam cahaya redup; 2. iridescence” (yaitu lingkaran cahaya seperti pelangi saat melihat cahaya); 3. Kehilangan penglihatan yang cepat, atau dalam kasus yang parah, hanya indeks langsung atau bahkan rasa cahaya; 3. Distensi mata yang tiba-tiba dan parah, sakit kepala refleks, keganasan, muntah dan gejala lainnya. Dalam beberapa kasus, dapat terjadi diare; 4. Tekanan mata bisa meningkat, atau bahkan menjadi “keras seperti batu”; 5. Mata bisa menjadi merah (yaitu, kongesti konjungtiva), kornea bisa menjadi edematosa dan keruh, dan pupil bisa menjadi melebar. Apa yang harus saya lakukan jika saya menderita glaukoma sudut tertutup akut? Serangan akut glaukoma sudut tertutup akut sering mengakibatkan kerusakan permanen pada fungsi visual dan dapat menyebabkan kebutaan dalam waktu singkat jika tidak segera diobati dan efektif. Ini adalah keadaan darurat oftalmik dan memerlukan penanganan darurat. Namun demikian, tidak semua pasien dengan glaukoma sudut tertutup akut akan mengalami gejala-gejala ini. Kadang-kadang gejala okular dan sistemik yang ringan, seperti nyeri mata ringan, distensi mata, penglihatan kabur dengan sakit kepala ringan dan mual, dapat sembuh dengan sendirinya setelah beristirahat atau ketika pemicunya dihilangkan (perubahan cahaya dari gelap menjadi kuat). Kambuhnya gejala-gejala ini juga dapat menyebabkan penurunan fungsi visual secara bertahap. Oleh karena itu, penting untuk tidak ceroboh ketika gejala-gejala ini terjadi dan pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan, terutama jika Anda melewatkan pemeriksaan mata, agar tidak menunda pengobatan dan menyebabkan kehilangan penglihatan atau bahkan kebutaan.