Apa yang harus saya lakukan jika bayi saya sering mengalami eksim?

  Eksim lazim terjadi pada anak-anak dan sering menyebabkan rasa gatal yang hebat dan kerusakan kulit dengan keluarnya cairan yang signifikan, yang dapat memburuk terutama di musim gugur dan musim dingin. Orang tua dan teman sering bertanya bagaimana eksim pada anak-anak harus dicegah. Meskipun eksim adalah kondisi peradangan kronis pada kulit dengan komponen genetik yang dominan, namun pemicu lingkungan juga memainkan peran kunci dalam timbulnya dan perkembangan eksim. Oleh karena itu, menghindari iritasi lingkungan yang diketahui dan menjaga kulit tetap bersih dan lembab adalah bagian penting untuk mencegah eksim kambuh.  Eksim tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan fisik pada anak-anak, tetapi eksim yang sering kambuh juga dapat berdampak signifikan pada perkembangan psikologis mereka. Orang tua perlu mendidik dan membantu anak-anak mereka mengembangkan kebiasaan perawatan kulit yang baik, seperti mandi air hangat dan menjaga kulit tetap bersih dan lembab, untuk menghindari dan mengurangi kambuhnya eksim.  1. Kulit kering adalah penyebab penting dari eksim yang sering terjadi (hal ini tidak bertentangan dengan keluarnya cairan dari area yang terkena lesi). Eksim bukanlah kulit yang benar-benar basah; basah terutama keluarnya cairan kulit dari area yang terkena. Mandi air panas cenderung mengeringkan kulit dan harus sering dihindari, terutama di musim dingin. Air yang terlalu panas dan waktu mandi yang lebih lama dapat menyebabkan hilangnya kelembapan, hilangnya komponen sebum dan sensitivitas yang lebih besar terhadap alergen lingkungan. Mandi harus sehangat mungkin, suhu air tidak boleh terasa dingin, dan waktu mandi tidak boleh terlalu lama.  2. Pilihlah larutan mandi yang tidak terlalu mengiritasi dan jangan gunakan sabun aromatik. Area dengan lesi kulit harus dijauhkan dari air untuk mencegah infeksi. Pada akhir mandi, cobalah untuk menepuk-nepuk kulit hingga kering dengan handuk dan hindari menyeka kulit dengan handuk secara berlebihan. Pelembab kulit (misalnya Vaseline) dapat digunakan setelah mandi dan dioleskan secara merata pada kulit. Bahkan ketika menggunakan krim hormonal, pelembab kulit dapat digunakan pada saat yang sama. Pilihlah pelembab ringan yang biasa. Pelembab yang mengandung alkohol harus dihindari, karena alkohol cenderung memperburuk kulit kering.  3. Pakaian harus longgar dan lembut. Usahakan untuk tidak memberikan pakaian yang mengiritasi kulit, seperti wol atau bahan tenunan yang kasar, dan usahakan untuk mengenakan kain katun yang lembut. Tempat tidur juga harus terbuat dari katun, hindari produk wol dan sutra.  4. Di area ruam, Anda dapat menggunakan handuk untuk kompres basah untuk mencegah gatal dan mencegah kerusakan kulit. Kuku anak harus selalu dipotong untuk mengurangi lesi kulit yang disebabkan oleh garukan. Menghindari keringat dan panas yang berlebihan juga dapat mengurangi kambuhnya eksim. Alergen yang diketahui seperti makanan tertentu, debu dan bulu binatang juga harus dijauhkan sebisa mungkin, terutama di lingkungan rumah, di mana ruang tamu harus dijaga kebersihan dan higienisnya.  5. Gatal-gatal di malam hari sering mengganggu tidur anak Anda. Usahakan agar anak Anda tetap mengenakan pakaian yang nyaman dan jika garukannya parah, Anda dapat meminta anak Anda mengenakan sarung tangan saat tidur di malam hari. Studi terbaru menyimpulkan bahwa suplementasi melatonin dapat secara aman dan efektif meningkatkan kualitas tidur anak-anak dengan eksim dan tingkat keparahan penyakit.  6. Pemahaman yang tepat tentang stres psikologis, seperti ketika mengikuti ujian sekolah atau kompetisi olahraga, harus diperhatikan untuk menghilangkan stres secara tepat. Menggaruk tidak hanya tidak membantu menghentikan rasa gatal, tetapi juga dapat memperparah kerusakan kulit dan bahkan infeksi, jadi menggaruk area yang terkena harus diminimalkan.  7. Alergi makanan juga merupakan penyebab penting dari eksim yang kambuh, jadi jauhi makanan yang Anda diketahui alergi dan makanlah makanan yang ringan. Dorong anak Anda untuk minum banyak air matang karena ini membantu menjaga kelembapan kulit. Ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa menyusui dan suplementasi probiotik dapat mengurangi kejadian eksim, tetapi waktu dan dosis suplementasi probiotik belum dikonfirmasi oleh penelitian lebih lanjut.  8. Anak-anak dengan eksim rentan terhadap infeksi kulit, terutama infeksi virus stafilokokus dan herpes. Oleh karena itu, orang tua harus segera membawa anak-anak mereka ke dokter ketika mereka melihat tanda-tanda awal infeksi kulit, seperti demam, kemerahan, bengkak, panas atau nanah di daerah ruam, atau munculnya herpes kulit. Perubahan mendadak atau gejala eksim yang memburuk juga harus segera mendapatkan perhatian medis.  Meskipun eksim yang berulang dapat menyusahkan bagi orang tua dan anak-anak, eksim dapat dikelola dengan baik dengan mengambil tindakan pencegahan yang positif dan mencari pertolongan medis pada waktu yang tepat, dan sebagian besar eksim akan sembuh sekitar usia 5 tahun.