Sifilis dan kelenjar termasuk dalam dua penyakit yang berbeda. Keduanya berbeda dalam hal penyebab, gejala, metode pemeriksaan, pilihan pengobatan, dan sebagainya. 1. Penyebab: Sifilis adalah penyakit infeksi sistemik kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter sifilis. Sifilis disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur, terutama meliputi sifilis bakteri dan sifilis candida. 2. Gejala: pasien dengan kelenjar sering menunjukkan rasa gatal, eritema, dan gejala lainnya. Pasien sifilis stadium 1 biasanya menunjukkan borok pada alat kelamin luar atau daerah perianal, sedikit sekresi, biasanya tidak disertai rasa sakit, gatal dan gejala lainnya. 3. Metode pemeriksaan: pemeriksaan klinis sifilis terutama dilakukan pada tes darah antibodi spirochete sifilis, dan hasilnya positif untuk mendiagnosis. Pasien dengan kelenjar terutama diperiksa dengan apusan sekresi dan kultur bakteri. 4. Pengobatan: Pasien dengan sifilis lebih disukai untuk diobati dengan antibiotik penisilin. Pasien dengan kelenjar terutama diobati untuk patogen infeksi, seperti pasien dengan infeksi Candida albicans dapat menggunakan obat antijamur seperti itrakonazol dan flukonazol. Pasien dengan infeksi anaerob dapat menggunakan obat-obatan seperti metronidazol.