Gula darah dan kurang tidur mungkin berhubungan. Tidur yang buruk cenderung meningkatkan rangsangan simpatis, menginduksi stres oksidatif, mengaktifkan jalur inflamasi, menyebabkan perubahan pada sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal, dan merupakan faktor risiko gangguan fungsi sel β pankreas, resistensi insulin, gangguan toleransi glukosa, dan diabetes tipe 2. Dapat dilihat bahwa kurang tidur cenderung menyebabkan peningkatan gula darah. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda perlu memperhatikan istirahat, tidak begadang dalam waktu yang lama, dan pasien yang kurang tidur dapat mencari perawatan medis tepat waktu untuk memperbaiki kondisi tidur dan kualitas tidur mereka di bawah bimbingan dokter profesional. Pasien diabetes dengan kualitas tidur yang buruk dianjurkan untuk dirawat di bawah bimbingan ahli endokrin.