Glukosa darah yang tinggi selama menopause mungkin tidak dapat kembali normal, tetapi memerlukan intervensi gaya hidup jangka panjang dan pemantauan glukosa darah, dan jika perlu, pengobatan di bawah bimbingan dokter. Gula darah tinggi selama menopause mungkin terkait dengan gangguan metabolisme hormon selama menopause, dan tubuh pasien akan memiliki tingkat hormon peningkat glukosa yang relatif tinggi, yang mungkin menunjukkan gejala seperti gangguan tidur, peningkatan denyut jantung, eksitasi simpatis, dan fluktuasi gula darah. Beberapa pasien mungkin tidak dapat mengembalikan gula darah mereka ke normal bahkan setelah menopause. Untuk itu, perlu dikembangkan kebiasaan hidup yang baik dan diet diabetes serta intervensi olahraga dalam jangka panjang. Jika glukosa darah dapat dikontrol dalam kisaran yang ideal melalui diet dan olahraga, maka tidak ada obat yang dapat ditambahkan, tetapi jika glukosa darah meningkat secara signifikan, maka diperlukan perawatan sistematis di bawah bimbingan dokter jika perlu. Glukosa darah yang tinggi selama menopause memerlukan pemantauan ketat terhadap situasi glukosa darah, serta intervensi gaya hidup yang lebih baik, dan perhatian medis yang tepat waktu jika diperlukan.