Kejadian kematian mendadak sering kali didahului oleh gejala “peringatan dini”, tetapi sulit dikenali, terutama pada pasien yang tidak selamat. Pasien yang meninggal mendadak dan disadarkan kembali sering kali mengalami amnesia retrograd dan oleh karena itu tidak mengingat kejadian atau gejala yang mungkin terjadi. Nyeri dada dan sesak napas telah terbukti sebagai gejala yang paling umum, dan pasien yang datang dengan gejala yang berhubungan dengan penyakit jantung, terutama gejala baru atau tidak stabil, harus segera mencari bantuan medis untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang berpotensi menyelamatkan nyawa. Disarankan agar masyarakat dapat menanggapinya dengan serius untuk mengurangi kejadian kematian mendadak.