Bagaimana ibu baru dapat mengetahui apakah mereka mendapatkan cukup ASI?

Anda dapat mengetahui apakah Anda mendapatkan cukup ASI dari suara menelan bayi Anda, bagaimana perilakunya setelah menyusu, jumlah buang air besar, dan kenaikan berat badannya. Penting untuk mengetahui dan menilai kecukupan ASI bayi Anda, karena hal ini tidak hanya akan membantu Anda mengatur waktu menyusui dan volume isapan bayi Anda, tetapi juga untuk membuat penyesuaian pola makan yang tepat sesuai dengan jumlah ASI yang diproduksi. Secara umum, ada beberapa cara untuk menilai kecukupan ASI bayi Anda. 1. Rata-rata, Anda dapat mendengar bayi Anda menelan seteguk besar susu setiap 2-3 kali mengisap, dan bayi Anda akan kenyang selama sekitar 15 menit. Jika ASI-nya encer dan Anda tidak dapat mendengar suara menelan setiap kali Anda menyusui bayi Anda, ada kemungkinan Anda tidak mendapatkan cukup ASI. 2. Jika ia tersenyum kepada Anda setelah menyusu, atau berhenti menangis, atau langsung tertidur pulas, ini berarti bayi Anda sudah kenyang. Jika ia menangis setelah menyusu, atau jika ia menggigit puting dan tidak mau melepaskannya, atau jika ia terbangun setelah kurang dari 2 jam tidur, ini berarti ia tidak mendapatkan cukup ASI. 3. Perhatikan frekuensi buang air kecil dan buang air besar. Jika bayi Anda buang air kecil 8 hingga 9 kali sehari dan buang air besar 4 hingga 5 kali dengan tinja berwarna kuning keemasan, ini merupakan indikasi bahwa jumlah ASI-nya cukup. Jika tidak cukup, tidak banyak air seni, sedikit tinja dan tinja tipis berwarna hijau, Anda harus meningkatkan jumlah menyusui. 4. Bayi baru lahir cukup bulan mengalami kenaikan berat badan 25 gram per hari untuk bulan pertama, 720-750 gram untuk bulan pertama dan 600 gram untuk bulan kedua. Jika berat badan Anda turun, Anda mungkin sakit atau tidak memberi makan bayi Anda dengan benar. Pemberian ASI yang tidak mencukupi atau ASI yang terlalu encer sehingga tidak mencukupi kebutuhan nutrisi merupakan salah satu faktor penurunan berat badan.