Bagaimana merawat pasien kanker hati setelah keluar dari rumah sakit?

Pasien dengan kanker hati sangat memprihatinkan karena tingginya angka kematian akibat kanker hati. Selama rawat inap, pasien kanker hati akan menerima perawatan ilmiah, komprehensif dan terstandardisasi dari staf medis dan keperawatan, tetapi bagaimana seharusnya pasien sendiri dan anggota keluarga mereka memberikan perawatan yang tepat dan wajar setelah mereka dipulangkan ke rumah?

Aspek-aspek berikut ini patut diperhatikan.

Perawatan makanan

Makanan adalah hal yang paling penting bagi manusia. Perawatan yang paling mendasar bagi pasien tidak diragukan lagi adalah perawatan diet. Karena pasien kelelahan secara fisik setelah pengobatan kanker dan memiliki kebutuhan nutrisi yang tinggi, mereka perlu pulih melalui diet yang wajar.

Pasien disarankan untuk makan makanan ringan, berkalori tinggi, protein berkualitas tinggi, kaya vitamin, rendah sodium, rendah lemak dan mudah dicerna.

Manajemen pengobatan

Setelah keluar dari rumah sakit, sebagian besar pasien kanker hati akan mengonsumsi berbagai macam obat tergantung pada kondisi mereka. Penting untuk ditekankan bahwa semua obat yang diminum oleh pasien setelah keluar dari rumah sakit harus sesuai dengan perintah dokter yang bersangkutan selama dirawat di rumah sakit. Perubahan obat yang tidak sah dapat secara serius memengaruhi efektivitas pengobatan.

Beberapa pasien atau anggota keluarga mungkin percaya pada pengobatan tradisional, tanpa mengetahui bahwa obat-obat tersebut tidak hanya sangat terbatas bahan aktifnya, tetapi juga dapat meningkatkan beban metabolisme pada hati, merusak fungsi hati dan ginjal, dan bahkan menyebabkan konsekuensi serius seperti gagal hati.

Perawatan fisik

Setelah keluar dari rumah sakit, pasien harus cukup aktif, tidak dianjurkan untuk berolahraga berat dalam waktu singkat atau tidak aktif dalam waktu lama.

Pasien lebih lemah daripada orang sehat karena kerusakan penyakit. Olahraga berat jangka pendek dapat menyebabkan cedera yang tidak disengaja, infeksi dan bahkan perkembangan tumor karena terlalu banyak berolahraga.
Karena darah pasien tumor sebagian besar dalam keadaan hiperkoagulasi, maka mudah untuk membentuk gumpalan darah, dan imobilitas yang berkepanjangan akan meningkatkan kejadian penggumpalan darah.

Oleh karena itu, dianjurkan bahwa pasien kanker hati harus melakukan olahraga ringan, seperti jalan cepat, joging, berjalan kaki, Tai Chi, menari lambat, dll., pada waktu yang berbeda setelah mereka keluar dari rumah sakit dan pulang ke rumah.

Perawatan lainnya

Pertahankan suasana hati yang bahagia dan kebiasaan hidup yang baik.
Perhatikan kebersihan diri, dengan memberikan perhatian khusus untuk menjaga kebersihan mulut, perineum, area kulit yang rusak, dll., karena jika tidak, mereka rentan terhadap infeksi.
Pasien dan anggota keluarga harus memantau berat badan, tekanan darah, suhu, warna kulit, urin dan feses, dll., dan mencari pertolongan medis jika ada perubahan signifikan dalam jangka pendek.
Pasien dengan kekebalan tubuh yang buruk harus menghindari memasuki daerah dengan prevalensi penyakit menular yang tinggi atau menghubungi mereka yang memiliki infeksi saluran pernapasan atau pencernaan untuk menghindari infeksi atau komplikasi pada pasien.

Akhirnya, pasien dengan kanker hati harus mengikuti saran dokter tentang semua tindakan setelah keluar dari rumah sakit, dan anggota keluarga juga harus mengamati kondisi pasien dengan cermat. Anggota keluarga juga harus memantau kondisi pasien secara cermat dan memberikan umpan balik tepat waktu atau mencari saran medis jika ada kelainan.