Kram, mata berbusa, dan mata berputar adalah epilepsi?

Pasien yang mengalami kram dan mata berbusa dan berputar mungkin mengalami kejang epilepsi, yang mungkin merupakan epilepsi dan memerlukan perhatian medis segera untuk pemeriksaan lebih lanjut. Epilepsi adalah penyakit otak kronis dengan manifestasi klinis berupa serangan epilepsi berulang, yang dapat dimanifestasikan sebagai disfungsi motorik, kesadaran, mental, perilaku, dan otonom, seperti kesadaran yang kabur, kram, berbusa, dan pucat. Epilepsi bukanlah penyakit yang berdiri sendiri, melainkan sekelompok penyakit atau sindrom. Ketika pasien mengalami gejala kram, mata berbusa, dan mata berputar, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengklarifikasi penyebab penyakit; jika disebabkan oleh penyakit serebrovaskular, maka disebut epilepsi sekunder; jika tidak ditemukan penyebab yang relevan, maka disebut epilepsi kriptogenik. Anggota keluarga harus memperhatikan perlindungan pasien selama kejang, dan tidak boleh menekan anggota tubuh pasien secara paksa, agar tidak menyebabkan patah tulang dan dislokasi; kepala pasien dapat diputar ke samping, sehingga memungkinkan sekresi mengalir keluar dan mencegah sesak napas, dan sebagainya.