Apakah mabuk perjalanan merupakan faktor keturunan?

Mabuk perjalanan, atau mabuk kendaraan, secara klinis diamati sebagai penyakit keturunan, tetapi kemungkinan pewarisannya bervariasi dari orang ke orang.
Mabuk perjalanan adalah gejala klinis yang disebabkan oleh rangsangan pada organ vestibular yang sensitif pada tubuh manusia di lingkungan olahraga yang tidak sesuai dan di lingkungan olahraga. Peningkatan sensitivitas organ vestibular mungkin terkait dengan warisan genetik dalam keluarga, jika orang tua memiliki fenomena mabuk perjalanan, anak-anak mereka memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami mabuk perjalanan daripada orang normal.
Selain faktor genetik yang dapat menyebabkan mabuk perjalanan, pekerjaan dan istirahat yang tidak teratur dalam jangka panjang, stres mental, kekebalan tubuh, penyakit telinga bagian dalam, dan perubahan lingkungan dapat meningkatkan kejadian mabuk perjalanan.
Pusing, mual, muntah, ketidaknyamanan epigastrium, dan pucat dapat terjadi selama mabuk perjalanan. Gejala-gejala tersebut dapat diatasi dengan perawatan umum seperti membuka jendela dan beristirahat, atau penggunaan obat profilaksis seperti tebukonazol di bawah pengawasan dokter sebelum naik kereta.
Penyebab mabuk perjalanan harus diklarifikasi dan diobati sesuai dengan petunjuk dokter.