Menurut pengobatan dan nutrisi Cina, jeruk bersifat sejuk dan dapat mengurangi api.
Orang-orang berbicara tentang api mengacu pada mulut dan lidah yang kering dan gejala lainnya. Semua makanan yang dingin bisa menjadi api. Jeruk bersifat asam dan berasa sejuk, termasuk dalam meridian paru-paru, dan memiliki efek menghasilkan cairan, menghilangkan dahaga, dan menurunkan qi serta melancarkan usus. Jeruk juga dapat mengisi kembali nutrisi seperti karbohidrat (glukosa, fruktosa, sukrosa), vitamin dan mineral.
Jeruk kaya akan nutrisi dan dapat menyediakan karbohidrat dan nutrisi lainnya bagi tubuh. Setiap 100 gram jeruk mengandung 47 kalori, dimana 11,1 gram karbohidrat, 0,8 gram protein, 0,2 gram lemak, vitamin C33 mg, kalsium 20 mg, zat besi 0,4 mg, konsumsi jeruk dalam jumlah sedang dapat dilengkapi dengan nutrisi, dan pada saat yang sama dapat dilengkapi dengan jumlah air yang lebih banyak.
Makanan seperti jeruk tidak memiliki efek mencegah atau mengobati penyakit, juga tidak secara langsung menyebabkan penyakit. Namun, tidak disarankan untuk mengonsumsi jeruk secara berlebihan agar gula dalam jeruk tidak diubah menjadi lemak dan berat badan bertambah. Pasien diabetes perlu membatasi asupan buah-buahan seperti jeruk agar tidak memperparah kondisinya.
Saat mengonsumsi jeruk, orang biasa dapat mengombinasikannya dengan buah-buahan lain, sambil memastikan keseimbangan semua jenis nutrisi untuk memastikan kesehatan yang baik.