Diagnosis awal rosacea dapat ditegakkan berdasarkan manifestasi klinis dan pemeriksaan dermatologis.
1. Manifestasi klinis: seperti jerawat, eritema, dilatasi kapiler, peningkatan minyak, peninggian nodul, pustula dan ketidaksamaan permukaan pada pipi, hidung, ujung hidung, dll. Pada sebagian pasien dapat disertai dengan sensitivitas dan iritasi pada wajah, seperti rasa gatal, kekeringan dan kesemutan pada kulit wajah, serta ketidaknyamanan pada mata, seperti adanya benda asing pada mata, sensitivitas terhadap cahaya, dan penglihatan kabur.
2. Pemeriksaan dermatologis: seperti pemeriksaan tungau folikel, pemeriksaan ini perlu dilakukan di rumah sakit, dapat diambil spesimen bahan folikel lesi untuk diperiksa, untuk mengetahui ada tidaknya infeksi tungau folikel.
Jika gejala-gejala di atas muncul, disarankan untuk segera pergi ke rumah sakit, di bawah bimbingan dokter untuk mendapatkan pengobatan aktif.