Sebagian wanita mengalami sindrom ketegangan pramenstruasi (PMS) sebelum haid, terutama karena ketidakseimbangan kadar hormon ovarium dan kelainan pada neurotransmiter otak. Sindrom stres pramenstruasi terutama ditandai dengan gejala mental seperti mudah tersinggung, cemas, depresi dan ketidakstabilan emosi sebelum menstruasi, dan dalam beberapa kasus, kelelahan, kehilangan nafsu makan dan insomnia. Sebagian wanita bahkan mungkin mengalami kelelahan, kehilangan nafsu makan, insomnia, dll. Mereka juga mungkin mengalami kurangnya konsentrasi, sehingga efisiensi kerja sangat rendah dan sedikit kehilangan ingatan. Penting untuk tidak terlalu stres, tetapi untuk menyesuaikan kondisi psikologis Anda, rileks, cukup tidur, dan melakukan olahraga yang tepat untuk meredakan PMS.