Ada beberapa risiko yang terkait dengan pencabutan gigi: pertama, risiko anestesi. Jika pasien sendiri alergi terhadap anestesi, ada risiko tinggi reaksi syok terhadap anestesi, dan ada juga risiko keracunan anestesi. Kedua, jika pasien sendiri menderita hipertensi, diabetes atau penyakit jantung, dan jika pencabutan dilakukan ketika penyakitnya tidak terkontrol dengan baik, maka ada risiko tinggi terjadinya hipertensi yang dapat menyebabkan kondisi yang mengancam nyawa, dan juga serangan jantung, yang kesemuanya sangat tinggi. Pada pasien diabetes, pencabutan gigi tanpa kontrol gula darah yang baik dapat menyebabkan tidak sembuhnya soket pencabutan. Ketiga, terdapat risiko kerusakan pada fistula sinus maksila atau saraf alveolar inferior pada rahang atas akibat lokasi gigi yang dicabut selama proses pencabutan.