Apa saja gejala pembesaran payudara?

Gejala hiperplasia payudara terutama adalah nyeri, nodul atau benjolan, puting susu meluap, dan sebagainya. 1. Nyeri: Gejala klinis pertama dari hiperplasia payudara adalah nyeri payudara, jika nyeri bersifat siklik, sebagian besar bersifat fisiologis, seperti nyeri sebelum menstruasi, dan untuk nyeri non-siklik, mungkin disebabkan oleh penyakit payudara, faktor farmakogenetik, atau penyakit lainnya. Selain itu, nyeri siklik juga dapat disebabkan oleh penyakit payudara, faktor farmakogenetik, atau penyakit lainnya. 2. Nodul atau benjolan: Pasien dengan hiperplasia payudara sering mengalami nodul atau benjolan payudara, termasuk nodul lurik dan nodul granular. Benjolan biasanya berukuran kecil dan bentuknya berbeda-beda, sedangkan nodul biasanya banyak dan dapat melibatkan kedua payudara. 3. Keluarnya cairan dari puting: sejumlah kecil pasien akan disertai dengan keluarnya cairan dari puting, yang biasanya tidak berwarna, berwarna kekuningan atau putih susu, dan beberapa pasien akan mengeluarkan cairan yang berdarah. Jika gejala pembesaran payudara pasien lebih serius, maka perlu segera ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.