Jerawat remaja umumnya mengacu pada jerawat yang berhubungan dengan gangguan tingkat hormon, infeksi Propionibacterium acnes, gangguan sekresi kelenjar sebasea dan pembuangan, dll. Tergantung pada tingkat keparahan jerawat, modifikasi gaya hidup, obat-obatan (kapsul viamin, dll.) dan perawatan lainnya dapat dilakukan.
1. Manajemen gaya hidup: Dalam kehidupan sehari-hari, cobalah untuk mengurangi produk susu, makanan manis, makanan pedas dan berminyak. Bersihkan wajah Anda dengan lembut dan hindari memencet jerawat untuk menghindari infeksi. Gunakan produk perawatan kulit dengan efek pengontrol minyak, dan hindari begadang terlalu larut malam.
2. Pengobatan: Untuk jerawat ringan, oleskan krim asam fusidat, krim asam azelaic, gel adapalen, krim asam retinoat dan obat-obatan lainnya. Jika jerawat semakin parah, Anda juga perlu mengonsumsi viamin oral, isotretinoin, vitamin B kompleks, dan obat-obatan lainnya.
3. Perawatan lain: Jika jerawat serius dan kista terbentuk, insisi dan drainase kista, pembukaan kista terionisasi, dan perawatan lainnya dapat dilakukan. Penyinaran cahaya merah dan biru juga dapat digunakan.
Pasien jerawat perlu berkonsultasi dengan dokter secara tepat waktu, di bawah bimbingan dokter untuk mengatur pengobatan. Obat-obatan harus digunakan sesuai dengan petunjuk dokter, jangan mengobati sendiri.