Hemoglobin terglikosilasi 5,9% berada dalam kisaran normal. Mulut kering di bawah lidah dapat disebabkan oleh faktor patologis seperti urolitiasis, sindrom kering, diabetes mellitus, dll., selain faktor fisiologis. Cara mengatasinya antara lain dengan minum lebih banyak air atau minum obat.
1. Faktor fisiologis: Makan terlalu asin, kurang minum air putih, atau banyak berkeringat dapat menyebabkan dehidrasi dan haus. Minumlah banyak air hangat, termasuk sup, dan makanlah buah-buahan segar seperti pir, jeruk bali, dan stroberi untuk mengisi kembali air tubuh.
2. Uremia: Penderita uremia akan mengalami gejala seperti rasa haus dan poliuria. Asupan natrium harus dibatasi sambil memastikan volume cairan tubuh. Jika perlu, ikuti petunjuk dokter untuk mengonsumsi obat antidiuretik, seperti tablet desmopresin asetat.
3. Sindrom kering: pasien dengan sindrom kering akan mengalami gejala seperti mulut kering, rasa haus, dan mata kering. Perhatian harus diberikan pada pelembab di waktu normal. Hidroksiklorokuin dan obat lain dapat digunakan untuk pengobatan simtomatik.
4. Diabetes mellitus: Gejala khas diabetes mellitus termasuk mulut kering, minum berlebihan, polifagia, poliuria, dan kekurusan. Hemoglobin terglikosilasi 5,9% berada dalam kisaran normal, tetapi diabetes tidak dapat dikecualikan, tetapi juga untuk lebih meningkatkan gula darah puasa dan postprandial 2 jam untuk memperjelas diagnosis. Jika diagnosis diabetes mellitus perlu mengontrol pola makan dan olahraga, jika perlu, penerapan obat hipoglikemik seperti pengobatan hipoglikemik metformin.
Ada banyak penyebab lain dari mulut kering di bawah lidah, jika hemoglobin diabetes normal, dan mulut kering di bawah lidah, silakan pergi ke rumah sakit, di bawah bimbingan dokter untuk diagnosis dan perawatan lebih lanjut.