Makan bawang putih tidak akan memperparah peradangan ginekologi, sebaliknya, makan bawang putih mentah memiliki efek terapeutik tertentu pada peradangan ginekologi. Bawang putih adalah zat penyedap rasa yang umum dan mengandung allicin dan chorine, yang merupakan antibiotik alami dan memiliki efek bakterisidal yang kuat, menghambat reproduksi bakteri di vagina, terutama terhadap Candida albicans. Bawang putih juga memiliki efek anti-inflamasi, sehingga baik untuk kondisi ginekologi dan kondisi peradangan lainnya. Bawang putih juga memiliki sifat anti-kanker, sehingga wanita dengan peradangan ginekologi dapat mengonsumsinya untuk memperkuat daya tahan tubuh mereka. Bawang putih kurang efektif jika digoreng dibandingkan dengan dimakan mentah, jadi saat makan, Anda bisa makan bawang putih mentah sebagaimana mestinya. Setelah makan bawang putih mentah, nafas Anda berbau tidak sedap, jadi Anda bisa makan gula susu atau minum teh setelah makan bawang putih untuk menghilangkan baunya.