Dosis ketiga vaksin kanker serviks bivalen tidak disarankan untuk diberikan sebelumnya agar tidak memengaruhi efek kekebalan. Vaksin kanker serviks bivalen adalah vaksin virus yang tidak aktif, yang terutama mencegah dua virus berisiko tinggi, yaitu HPV 16 dan 18. Hanya suntikan yang teratur dan terus menerus yang dapat secara efektif merangsang tubuh untuk membentuk respons imun yang lengkap dan menghasilkan antibodi yang cukup. Vaksin bivalen perlu disuntikkan dengan urutan bulan ke 0, 1 dan 6. Jika karena suatu alasan suntikan ketiga tidak diberikan tepat waktu, suntikan ketiga harus diberikan dalam waktu satu tahun sejak selesainya suntikan pertama. Hal ini karena jika waktu penyuntikan yang telah disepakati terlampaui maka akan mengakibatkan antibodi yang diproduksi sebelumnya terlalu lama, memori kekebalan sel T akan hilang, dan jumlah antibodi yang diharapkan tidak akan diproduksi saat penyuntikan diberikan lagi. Disarankan agar vaksin kanker serviks bivalen disuntikkan tepat waktu, dan dalam keadaan khusus, dapat ditunda di bawah bimbingan dokter profesional, tetapi yang terbaik adalah tidak disuntikkan terlebih dahulu.