Apa yang dimaksud dengan sakit gigi?

Sakit gigi memiliki beberapa penyebab sebagai berikut: a. Kerusakan gigi, gigi mengalami karies yang dalam atau gejala pulpitis, dapat muncul gejala sakit gigi. Periodontitis, bila periodontitis menyebabkan atrofi gusi, maka akan menimbulkan sensitivitas gigi, akan menghasilkan rasa sakit rangsangan panas dan dingin, atau menyebabkan abses periodontal juga akan muncul gejala sakit gigi. Erupsi gigi bungsu, ketika gigi bungsu erupsi, maka kemungkinan besar akan muncul abses perikoronal gigi bungsu dan gejala infeksi celah rahang, sehingga akan menimbulkan gejala sakit gigi. Keempat, gigi pecah, ketika gigi tidak mendapatkan perawatan restoratif yang tepat waktu, maka gigi dapat mengalami fraktur mahkota, fraktur akar atau fenomena fraktur akar mahkota. Hal ini dapat mengakibatkan rasa sakit saat menggigit atau abses periapikal. Semua fenomena ini harus segera ditangani di klinik gigi. Jika gigi mengalami pembusukan, maka perlu ditambal; periodontitis perlu diskalakan dan dikikis; gigi bungsu dapat dibilas atau dicabut, tergantung situasinya; dan pulpa yang terbelah dapat dicabut, namun hanya setelah peradangan teratasi.