Apa yang harus dilakukan jika Anda kembung dan tidak bisa buang angin

Perut kembung dan ketidakmampuan untuk buang angin mungkin merupakan tanda obstruksi usus, dan harus dikonsultasikan sesegera mungkin. Jika diagnosisnya jelas, maka perawatan non-bedah atau bedah dapat diberikan.
Obstruksi usus adalah salah satu penyakit perut akut yang paling umum dalam pembedahan, yang biasanya bermanifestasi sebagai nyeri perut, kembung, muntah, dan terhentinya buang air besar. Jika Anda mengalami gejala distensi abdomen dan ketidakmampuan buang angin, disarankan agar Anda pergi ke departemen gastroenterologi atau unit gawat darurat tepat waktu untuk meningkatkan pemeriksaan fisik abdomen dan film rontgen abdomen serta tes lainnya. Jika diagnosis obstruksi usus sudah jelas, pengobatan yang tepat harus dipilih sesuai dengan kondisi pasien.
Penanganan non-bedah meliputi pemantauan ketat terhadap kondisi pasien, puasa, dekompresi saluran cerna, terapi rehidrasi yang tepat jika terdapat ketidakseimbangan air, elektrolit, asam basa, dan jika disertai infeksi, penanganan anti infeksi seperti amoksisilin asam klavulanat kalium harus dilakukan.
Perawatan bedah merupakan tindakan penting untuk obstruksi usus, dan operasi yang sesuai dapat dipilih sesuai dengan sifat dan lokasi obstruksi usus dan kondisi umum pasien, seperti pelepasan sederhana laksasi adhesi usus, inaktivasi tabung usus dan nekrosis harus dilakukan reseksi segmental usus dan sebagainya.