Penyebab infeksi HPV 16 masih belum jelas, tetapi para ahli dan peneliti sepakat bahwa hal ini terkait dengan hubungan seksual, karena wanita yang tidak memiliki riwayat hubungan seksual tidak akan terinfeksi HPV tipe risiko tinggi. Wanita yang sudah menikah atau wanita yang memiliki riwayat hubungan seksual harus menjalani skrining kanker serviks secara teratur, termasuk tes TCT dan tes HPV, untuk mendeteksi lesi tingkat rendah, lesi tingkat tinggi, atau karsinoma in situ pada epitel serviks, sehingga kualitas hidup pasien dapat ditingkatkan. Jika terdapat karsinoma in situ pada serviks, pembedahan aktif, waktu kelangsungan hidup pasien sangat panjang, dan disarankan agar wanita menjalani skrining kanker serviks setahun sekali.