Hiperpigmentasi pasca cedera dapat diobati dengan terapi laser, obat oral dan obat topikal.
1. Perawatan laser: Metode semacam ini mengacu pada aksi energi laser pada lapisan dermis kulit untuk memecah pigmentasi, dan dengan metabolisme, pigmen akan dibuang keluar dari tubuh, sehingga mencapai efek menghilangkan hiperpigmentasi.
2. Obat oral: Vitamin C, asam traneksamat dan obat lain memiliki efek meringankan hiperpigmentasi dan mengurangi pembentukan pigmentasi, yang dapat mencegah pigmentasi lebih lanjut.
3. Pengobatan topikal: Hiperpigmentasi setelah cedera juga dapat diobati dengan penggunaan topikal beberapa obat pengurang flek, seperti krim hidrokuinon, tretinoin, dan sebagainya.
Jika situasi di atas terjadi, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk mendapatkan perawatan. Obat-obatan harus dioleskan di bawah saran dokter.