Sekresi vulva, yang juga dikenal sebagai keputihan, terutama terdiri dari campuran kelenjar endometrium, eksudat mukosa serviks dan vagina. Keputihan fisiologis berwarna putih dan pucat atau seperti putih telur, sedangkan keputihan patologis dapat mengalami perubahan sifat, warna dan bau.
Ketika masalah-masalah berikut ini terjadi, itu mungkin keputihan patologis:
1. Vaginosis bakteri: keputihan berwarna putih keabu-abuan jika dilihat dengan mata telanjang, berbau amis, dan memiliki sensasi terbakar pada vulva.
2. Pseudomikosis vulvovaginal: keputihan seperti ampas tahu atau dadih, dan vulva dapat disertai rasa gatal.
3. Trichomonas vaginitis: keputihan berbusa dan berbusa dengan bau busuk, dan vulva semakin terasa gatal, serta terdapat goresan yang disebabkan oleh rasa gatal.
4. Servisitis: jumlah keputihan meningkat dan bernanah, disertai rasa gatal pada vagina dan vulva.
Jika salah satu situasi di atas terjadi, silakan pergi ke rumah sakit tepat waktu, selesaikan pemeriksaan yang relevan, dan klarifikasi penyebab penyakit di bawah bimbingan dokter profesional untuk menghindari penyakit yang berkepanjangan.