Bekam yang benar perlu memperhatikan lokasi aplikasi, teknik bekam, metode awal.
1. Pilih posisi dan spesifikasi kaleng yang sesuai. Ekspos bagian yang harus dibekam sepenuhnya, dan pilih bagian tempat bekam yang kaya akan otot dan tidak terlalu berbulu, serta perhatikan desinfeksi kulit dan peralatan setempat untuk mencegah infeksi silang.
2. Saat melakukan bekam, lakukan dengan lembut, cepat, mantap dan akurat. Jarak antara kaleng harus moderat. Selama operasi, hindari membuat pasien tersiram air panas dan menjatuhkan peralatan bekam. Bekam tidak dianjurkan untuk kulit yang rusak.
3. Saat memulai bekam, jangan menarik dan memutar alat bekam dengan keras, jika tidak maka akan menyebabkan kerusakan kulit lokal dan rasa sakit yang parah.
Perawatan bekam harus dilakukan di bawah bimbingan dokter profesional untuk menghindari cedera.